Renungan Teruna, Kamis 12 Februari 2026

Hidup yang Bertumbuh dari Saat Teduh (Yohanes 15:4a) 

by Kak Rahayu Widya

Yohanes 15:4a

"Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu..."

Sering kali kita ingin iman yang kuat, hati yang tenang, dan hidup yang diberkati Tuhan. Tetapi kita lupa bahwa semua itu bertumbuh dari hubungan yang dekat dengan-Nya setiap hari. Bukan hanya saat ibadah atau ketika ada masalah, tetapi dalam perjumpaan pribadi yang konsisten.

Nats bacaan:

Yohanes 15:4
“Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu…”

Yesus tidak berkata datang sesekali, tetapi tinggal. Tinggal berarti menyediakan waktu, memberi ruang, dan menjadikan Tuhan bagian utama dalam hari-hari kita.

Kita bisa belajar dari Daniel. Di tengah kesibukan dan tekanan sebagai pejabat kerajaan, ia tetap berdoa tiga kali sehari seperti yang biasa dilakukannya (Daniel 6:10). Daniel tidak membangun doa saat krisis datang. Ia sudah setia lebih dulu. Itulah yang membuat imannya kuat ketika ujian tiba.

Saat teduh mungkin terlihat sederhana membaca beberapa ayat, merenungkan Firman, berdoa dengan jujur. Tidak ada yang melihat, tidak ada yang memuji. Tetapi justru di situlah Tuhan membentuk hati kita. Dari kebiasaan kecil itulah lahir iman yang kokoh.

Hari ini, Tuhan mungkin tidak meminta ade-ade melakukan hal besar. Ia hanya rindu ade-ade datang dan duduk bersama-Nya. Komitmen kecil setiap hari akan membawa pertumbuhan besar dalam hidup rohani kita.

Kiranya ade-ade belajar setia membangun waktu pribadi dengan Tuhan, sehingga hidup kita benar-benar bertumbuh dari kedekatan dengan-Nya.

Tuhan Yesus menolong ade-ade untuk setia dalam membaca Firman dan berdoa setiap hari. 

Selamat beraktivitas,
Tuhan Yesus memberkati.

Kamu bisa mendengarkan renungan disini