API PENTAKOSTA (BAGIAN 1) - (Yohanes 16:13a)
by Kak Daniel Hutauruk
Yohanes 16:13a
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;
API PENTAKOSTA (BAGIAN 1) - (Yohanes 16:13a)
by Kak Daniel Hutauruk
Yohanes 16:13a
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;
Segala Perkara (Filipi 4:13)
by Kak Rahayu Widya
Filipi 4:13
“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”
Sering kali kita berpikir bahwa kita harus kuat menghadapi semuanya sendiri. Tekanan sekolah, keluarga, pertemanan, bahkan pergumulan pribadi kadang membuat kita merasa lelah dan ingin menyerah. Ada hari-hari di mana kita merasa tidak mampu lagi melangkah.DIPAKAI TUHAN (Kisah Para Rasul 2:1-4)
by Kak Rahayu Widya
Kisah Para Rasul 2:1-4
Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
Sebentar lagi kita akan memasuki peringatan Hari Pentakosta, yaitu hari ketika Roh Kudus dicurahkan kepada murid-murid Tuhan dan hidup mereka diubahkan secara luar biasa. Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa Tuhan dapat memakai siapa saja, termasuk anak muda.
Sering kali kita merasa belum cukup baik untuk dipakai Tuhan.
Merasa belum pintar berbicara, belum aktif pelayanan, belum punya kemampuan khusus, atau bahkan merasa hidup kita masih penuh kekurangan.
Padahal saat peristiwa Pentakosta terjadi, Tuhan juga memakai orang-orang biasa. Murid-murid Yesus bukan orang sempurna. Mereka pernah takut, gagal, bahkan sempat menyangkal Yesus. Namun ketika Roh Kudus turun atas mereka, hidup mereka berubah dan Tuhan memakai mereka secara luar biasa.
Pentakosta mengajarkan bahwa yang terpenting bukan seberapa hebat kita, tetapi apakah kita mau dipakai Tuhan.
Kadang kita berpikir Tuhan hanya memakai orang yang paling pintar, paling rohani, atau paling berbakat. Tetapi Tuhan justru sering memakai orang yang mau belajar, mau taat, dan mau menyerahkan hidupnya kepada-Nya.
Sebagai anak muda, mungkin kita masih dalam proses mencari jati diri dan masa depan. Namun jangan pernah berpikir bahwa usia muda membuat kita tidak berarti. Tuhan dapat memakai perkataan kita, sikap kita, bahkan hal-hal sederhana untuk menjadi berkat bagi orang lain.
Roh Kudus bukan hanya diberikan untuk membuat kita merasa kuat, tetapi supaya hidup kita dapat dipakai Tuhan di mana pun kita berada di sekolah, kampus, keluarga, maupun pergaulan sehari-hari.
Karena itu, jangan meremehkan dirimu sendiri.
Mungkin kita merasa biasa saja, tetapi di tangan Tuhan, hidup yang sederhana pun bisa dipakai untuk tujuan yang besar.
Refleksi
Apakah hari ini aku bersedia membuka hati dan membiarkan Tuhan memakai hidupku?
Tuhan tidak mencari orang yang sempurna untuk dipakai-Nya. Tuhan mencari hati yang mau percaya, mau taat, dan mau dibentuk. Biarlah kita mempersiapkan hati menyambut Pentakosta dengan kerinduan untuk hidup lebih dekat kepada Tuhan dan siap dipakai bagi kemuliaan-Nya.
Amin
Langkah Terbaik (Penghotbah 9:10)
by Kak Dina Mabikafola
Penghotbah 9:10
Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.
Jangan Gelisah (Yohanes 14:1)
by Kak Dina Mabikafola
Yohanes 14:1
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.