BRAIN ROT (Amsal 4:23)
by Kak Rahayu Widya
Amsal 4:23
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan
Selama seminggu ini, ade - ade mungkin terasa hidup begitu padat.
Sekolah, tugas, beragam kegiatan, ujian hingga pertandingan semuanya bergulir tanpa henti.
Logikanya, waktu pulang adalah waktu untuk beristirahat.
Namun kenyataannya, kita justru lanjut scrolling.
Video demi video melintas, tanpa sadar waktu terkuras habis.
Kelihatannya kita sedang bersantai.
Padahal, pikiran kita tetap dipaksa bekerja keras menyerap informasi.
Inilah yang sering disebut sebagai brain rot kondisi di mana terlalu banyak hal masuk ke pikiran, namun tidak ada yang benar-benar membangun. Begitu banyak yang dilihat, tapi tak satu pun yang menguatkan hati.
Akhirnya, meski jadwal penuh dan waktu terisi, kita tetap merasa kosong dan lelah secara batin.
Firman Tuhan mengingatkan kita untuk menjaga hati dengan segala kewaspadaan. Ini adalah sebuah pengingat bahwa tidak semua yang kita lihat dan dengar layak untuk disimpan. Kita punya kendali untuk menyaring apa yang boleh menetap di dalam pikiran.
Kadang, kita butuh berhenti.
Bukan hanya berhenti dari aktivitas fisik, tapi juga berhenti dari "kebisingan" digital yang terus membombardir pikiran kita.
Sebab, kualitas hidup bukan ditentukan oleh seberapa penuh hari-hari kita, melainkan oleh apa yang memenuhi hati kita.
Refleksi:
Apa yang paling banyak mengisi pikiran ade - ade minggu ini dan apakah hal itu membangun hidup kita?
"Mari ambil jeda sejenak. Pilih apa yang membangun jiwa, dan jangan biarkan konten sia-sia memenuhi ruang yang seharusnya milik Sang Pencipta."
Amin
Kamu bisa mendengarkan renungan disini




















