Renungan Teruna, Senin 27 April 2026

Sukacita yang menular (Roma 12:15) 

by Kak Daniel Hutauruk 

Roma 12:15

Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!

Adik-adik, Roma 12:15 ngajarin kita kalau hidup sebagai orang Kristen itu bukan cuma soal diri sendiri, tapi juga peduli sama orang lain. Salah satu bagian penting dari ayat ini adalah ajakan untuk ikut senang saat orang lain senang. Artinya, kita diajak untuk ikut merayakan kebahagiaan orang lain dengan hati yang tulus.

Tapi jujur aja, ini kadang nggak gampang. Waktu lihat teman berhasil, dipuji, atau dapat sesuatu yang kita pengen, kadang muncul rasa iri, minder, atau mulai bandingin diri. Akhirnya, kebahagiaan orang lain malah bikin hati nggak nyaman.

Padahal Tuhan mau kita punya hati yang luas. Tuhan mau kita bisa ikut bersyukur waktu lihat orang lain diberkati. Sukacita yang sejati bukan cuma waktu kita dapat berkat, tapi juga waktu kita bisa senang melihat orang lain bahagia.

Kalau kita belajar ikut bersukacita sama orang lain, hati kita jadi lebih bebas dari iri hati dan persaingan. Kita juga jadi pribadi yang membawa energi positif, bukan suasana negatif. Inget adik-adik, sukacita dari Tuhan nggak akan habis kalau dibagikan. Justru semakin kita ikut senang sama orang lain, hati kita makin penuh damai dan rasa syukur.