Renungan Teruna, Jumat 08 Mei 2026 (DM)

Dia tetaplah Tuhan (Efesus 3:20-21) 

by Kak Dina Mabikafola

Efesus 3:20-21

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

Sebagai anak muda pasti punya mimpi, harapan, masa depan yang ingin untuk bisa dicapai dan menjadi target dalam hidup kita. Betul gak?Jangankan anak muda, anak kecil kalau ditanya cita cita pasti menyebutkan dan bahkan menceritakan apa yang menjadi impiannya kelak kalau sudah dewasa. Bagi ade-ade yang sudah menginjak SMP atau bahkan yang saat ini di SMU pasti sudah punya rencana A sampai Z untuk bisa mewujudkan apa yang  dicita-citakan.

Ayat yang kita baca diatas menyatakan bahwa Tuhan berkuasa melakukan hal-hal yang luar biasa dalam hidup kita.
Dalam kehidupan terkadang mulai muncul rasa kuatir dalam diri kita, saat kita merasa rencana kita gagal,  saat kuatir karena faktor ekonomi jadi penghalang apakah cita-cita, harapan dan mimpi ku akan jadi kenyataan?apakah rencana yang sudah ku susun berhasil atau tidak? apakah pilihan yang ku ambil ini salah atau tidak ? dan masih banyak kekuatiran lainnya.

Alkitab mengajarkan bahwa kita sebagai orang percaya  harus menghilangkan rasa kuatir kita tentang apapun juga, dan senantiasa menyatakan keinginan kita melalui doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

 Filipi 4 : 6  “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” 

Dalam Saat Teduh kemarin, kamis, 7 Mei kita diingatkan untuk Jangan Pernah berhenti berdoa,  sebagai orang percaya, kita tentu tahu bahwa doa adalah komunikasi antara kita  dengan Tuhan. Dengan doa kita mengucap syukur atas berkat Tuhan, dengan doa juga kita memohon berkatNya.

 Tuhan dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan. Apa yang kita pikirkan adalah apa yang bisa kita terima dengan akal budi. Sebagai manusia kita hanya bisa membayangkan apa yang dapat ditangkap oleh pancaindera kita. Karena itulah, kita cenderung untuk memikirkan apa yang terjadi pada saat ini saja. Kita tidak dapat mengerti dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Tuhan. Kita semua punya mimpi, pengharapan tapi kita tidak tau apa yang akan terjadi kelak dalam perjalanan kita ke masa depan.

Jika saat ini ade-ade kuatir, Ingatlah ada Tuhan dan ingatlah Dia tetaplah Tuhan yang pegang kendali atas semuanya

Ingat dan percayalah bahwa Tuhan punya rencana indah dalam hidup kita, masa depan kita ada dalam tanganNya dan Dia tau yang yang terbaik bagi kita.Amin