Jangan Gelisah (Yohanes 14:1)
by Kak Dina Mabikafola
Yohanes 14:1
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
Hari kamis. Tanggal 14 Mei menjadi hari yang istimewa bagi kita umat Kristen karena kita memperingati Hari Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga yang memberikan makna yang mendalam bagi kita orang percaya dan salah satunya adalah bahwa Dia mempersiapkan tempat bagi kita di dalam kekekalan seperti yang telah Ka Daniel sampaikan dalam Saat Teduh hari Jumat kemarin
Saat ini kita hidup di zaman yang penuh ketidakpastian. Banyak anak muda merasa cemas memikirkan masa depan, soal sekolah, kuliah, relasi dengan keluarga, relasi dengan teman/sahabat dll.
Media sosial membuat kita terus membandingkan hidup dengan orang lain, sementara dunia terasa makin tidak stabil. Tidak sedikit orang muda yang terlihat baik-baik saja di luar, tetapi sebenarnya sedang gelisah di dalam hati.
Situasi seperti ini tidak jauh berbeda dengan keadaan murid-murid Yesus dalam Yohanes 14. Saat itu Yesus sedang menyampaikan pesan perpisahan sebelum Ia disalibkan. Murid-murid mulai takut, bingung, dan kehilangan arah karena Yesus berkata bahwa Ia akan pergi. Mereka merasa masa depan mereka tidak jelas lagi tanpa Yesus bersama mereka secara fisik.
Di tengah kegelisahan itu, Yesus berkata: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.” — Yohanes 14:1
Kata “gelisah” yang berarti hati yang terguncang, kacau, dan tidak tenang. Namun Yesus mengarahkan murid-murid-Nya untuk berpindah dari ketakutan kepada iman. Ia tidak sekadar berkata “tenang saja,” tetapi memberikan pengharapan bahwa kepergian-Nya bukan akhir dari segalanya.Yesus naik ke surga dengan janji bahwa suatu hari nanti Ia akan datang kembali. Bagi orang percaya, kedatangan Yesus kembali bukan sesuatu yang menakutkan, tetapi pengharapan yang penuh sukacita. Dunia ini penuh ketidakpastian, tetapi kita memiliki kepastian di dalam Kristus. Karena itu hidup orang percaya seharusnya bukan hidup yang sembarangan, melainkan hidup yang siap menyambut kedatangan Tuhan.
Gunakan masa muda untuk hidup dekat dengan Tuhan, melayani, bertumbuh dalam iman, dan menjadi terang di tengah dunia.
Hari ini kita merenungkan bersama bahwa Kenaikan Tuhan Yesus mengajarkan bahwa Yesus memang pergi, tetapi Dia pergi untuk kembali. Ia naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi kita yang percaya kepadaNya
Di tengah dunia yang penuh kecemasan dan ketidakpastian, Yesus mengundang kita untuk percaya kepada-Nya. Dia adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Tidak ada pengharapan sejati di luar Kristus. Karena itu, selama kita masih hidup hari ini, mari gunakan hidup kita untuk mengenal Yesus lebih dalam, hidup dalam iman, dan setia menantikan kedatangan-Nya kembali.
Sering kali kita hidup dalam kekhawatiran tentang masa depan, takut kehilangan arah, atau sibuk mencari pengakuan dunia. Namun melalui firman Tuhan hari ini, kita diingatkan bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan kita tanpa pengharapan.Karena itu, marilah kita belajar untuk tetap percaya kepada Tuhan, hidup berpusat kepada Kristus, dan menggunakan hidup kita untuk melakukan kehendak-Nya sambil menantikan kedatangan-Nya kembali. Amin
