Renungan Teruna, Selasa 19 Mei 2026 (DM)

Langkah Terbaik (Penghotbah 9:10) 

by Kak Dina Mabikafola

Penghotbah 9:10

Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

Ade-ade, dalam ibadah Komisi Teruna hari minggu kemarin Mas Ari bercerita tentang kisah hidupnya, karena kondisi perekonomian keluarganya yang tidak memungkinkan untuk membiayai kuliahnya, Mas Ari harus melakukan berbagai macam pekerjaan untuk membiayai kuliahnya, seperti mencuci pakaian, menjadi penari topeng dll. Apapun yang dia temui, maka akan dia kerjakan untuk mendapatkan uang.
Mas Ari membagikan berkat dimana dia selalu mengerjakan apapun yang dia temui, ternyata sangat berguna bagi dia saat ini, berbagai profesi dilakukannya sampai akhirnya Tuhan membawanya untuk manjadi penyiar radio dan ini menjadi panggilannya untuk melayani Tuhan dan menceritakan tentang kasih dan kebaikan Tuhan melalui radio yang dapat di dengarkan oleh banyak orang.

Itu pengalaman hidup Mas Ari,  dan tidak semua orang mengalami hal yang sama.
Tetapi setiap orang memiliki waktu yang sama 24 jam setiap hari dan sebagai anak Tuhan kita harus mempergunakan waktu yang ada saat dengan baik.

Kalau ade-ade saat ini mulai merasa lelah dengan segala aktivitas kehidupan yang padat, Bangun pagi, sekolah, belajar, les, organisasi, pelayanan di Gereja, membantu orangtua, mengerjakan PR dll.
Tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah dan menikmati masa muda dengan berbagai kegiatan dan aktivitas positif, karena masalah ekonomi banyak dari mereka yang harus bekerja seperti Mas Ari karena itu bersyukurlah! jangan malas, jangan mager, jangan jadi kaum rebahan jangan habiskan waktu dengan tidak melakukan apa pun selain berselancar di media sosial hingga berjam-jam dan bukan pada waktu yang tepat. 
 Banyak yang menjadikan rebahan sebagai hal yang “biasa” dilakukan. Rebahan memang nikmat, tapi semua ada porsinya. Karena segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan, justru menjadi tidak baik.

Sebagai Anak Muda Kristen, firman Tuhan menasihatkan kita sebagaimana yang dinyatakan dalam kitab Pengkhotbah 9:10, “Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga…” Selagi masih ada kesempatan, mari kerjakan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita dengan sepenuh hati di hadapan Tuhan. Jangan biasakan diri kita mager karena apa yang kita tabur akan kita tuai di masa depan

Menghargai setiap waktu dan kesempatan yang diberikan Tuhan,adalah langkah terbaik untuk menjalani hidup anugerah Tuhan menjadi lebih bermakna...Amin