Tetes Air Mata (Wahyu 21:4)
by Kak Dina Mabikafola
Wahyu 21:4
“Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka.”
Minggu lalu kaka melakukan perjalanan ke suatu tempat menggunakan sepada motor, saat perjalanan pulang kira-kira jam 19.30 wib, karena sehabis hujan jalanan cukup sepi kaka melihat ada sosok yang kaka kenal di depan kaka, wah senang sekali rasanya karena masih cukup jauh perjalanan menuju rumah kaka. Kaka berniat untukmengejar dan menyapanya, tapi saat kaka dekat kaka melihat bahwa Ibu itu sedang menangis, dan Ibu itu menangis di sepanjang perjalanan, kaka hanya ikuti di belakang motornya sambil melihat Ibu tersebut, kaka merasa ada beban berat yang saat itu dirasakan oleh ibu tersebut
Ade-ade pernah mengalami hal seperti yang Ibu itu?
Mungkin ada yang pernah seperti itu?
Menjadi remaja itu nggak selalu mudah. kadang ada kecewa, sakit hati, gagal, atau merasa nggak dimengerti. Ada saat-saat dalam hidup ketika doa terasa terlalu berat untuk diucapkan. Kata-kata habis, kekuatan pun menipis.
Yang tersisa hanyalah air mata.
Air mata yang jatuh diam-diam, sedang di jalan seperti Ibu tadi, mungkin dikamar, mungkin saat di doa yang nggak terdengar orang lain.
Ade-ade air mata bukan tanda kalau kita manuasia lemah, dan bukan tanda kita tidak punya iman, air mata bukti kita manusia biasa yang terkadang tidak sanggup menanggung semua sendirian manuasia yang membutuhkan Tuhan, bukti ketergantungan kita kepada Tuhan.
Firman Tuhan menegaskan satu hal yang menenangkan: air mata kita tidak pernah sia-sia di hadapan-Nya.
“Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka.” (Wahyu 21:4)
Artinya, Tuhan peduli sama setiap tangisanmu, air mata kamu bukan tanda lemah, tapi tanda kamu manusia dan butuh Tuhan. Saat kamu menangis, Tuhan nggak jauh. Dia dekat dan memeluk hatimu.
Setiap tetes adalah bahasa hati yang pasti Tuhan pahami. Saat sekeliling kita mungkin tidak mengerti, Tuhan mengerti sepenuhnya.
Mazmur 56 : 9a
Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kau taruh ke dalam kirbat-Mu.
Tuhan menyimpan air mata kita.
Bayangin, setiap tetes itu berharga di mata-Nya. Tidak ada yang sia-sia.
Mungkin masalahnya belum langsung hilang, bebannya masih ada tapi satu hal pasti, Tuhan setia menemani kamu melewati semuanya.
Bahkan sebelum air mata jatuh, Tuhan sudah hadir. Ia tidak terlambat. Ia setia.
Mulai
saat ini kalau kamu lagi sedih, jangan dipendam sendiri. datanglah ke Tuhan.
Dia melihat, Dia mendengar, dan Dia akan menghapus air matamu.
bagi Dia kamu sangatlah berharga..Amin
Tuhan Yesus memberkati
Kamu bisa mendengarkan renungan disini
Kamu bisa menyaksikan renungan disini
