Tuhan tidak mencari yang Sempurna, Tetapi yang Mau Dibentuk (Markus 2:17)
by Kak Daniel Hutauruk
Markus 2:17
Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
Mungkin saat ini kamu merasa tidak layak datang kepada Tuhan. Merasa terlalu banyak kesalahan dan terlalu sering jatuh. Kadang kita berpikir Tuhan hanya memakai orang yang sudah baik. Tetapi Alkitab menunjukkan hal yang berbeda. Yesus tidak datang mencari orang yang sudah sempurna. Dia datang mencari orang yang sadar bahwa dirinya butuh Tuhan. Murid-murid-Nya pun bukan orang sempurna. Petrus pernah menyangkal, Tomas pernah ragu, bahkan para murid sering salah paham. Namun mereka punya satu hal yaitu mereka mau dibentuk.
Tuhan tidak sedang mencari kesempurnaan instan. Tuhan mencari hati yang mau diajar, mau ditegur, mau diubah. Proses dibentuk memang tidak selalu nyaman. Ada kebiasaan lama yang harus ditinggalkan. Ada pola pikir yang harus diperbarui. Ada pergaulan yang mungkin harus dijaga. Tetapi justru di situlah pertumbuhan terjadi. Kasih yang sejati mendorong perubahan. Jika kita benar-benar mengasihi Yesus, kita tidak akan nyaman hidup dalam kebiasaan yang menyakiti hati-Nya. Kita akan mulai berani berkata “tidak” pada dosa, meski itu sulit. Kita akan memilih kejujuran meski tidak banyak orang melakukannya. Kita akan menjaga perkataan, pergaulan, dan keputusan kita karena kita tahu kita mengasihi Dia.
Hidup berbeda di tengah dunia memang tidak mudah. Akan ada tekanan, ejekan, bahkan rasa kesepian. Tetapi ingat: lebih baik dibentuk oleh Tuhan daripada diterima dunia tetapi jauh dari-Nya. Tuhan tidak menunggu kamu menjadi sempurna baru datang kepada-Nya. Datanglah apa adanya, tetapi jangan tetap seperti apa adanya. Biarkan Dia membentukmu hari demi hari.
Karena orang yang mengasihi Yesus bukan orang yang sudah selesai dibentuk,
tetapi orang yang terus mau dibentuk oleh tangan-Nya.
Kamu bisa mendengarkan renungan disini
