BELAJAR DARI IMAM EZRA (Ezra 7:10)
by Kak Rahayu Widya
Ezra 7:10
Sebab Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat TUHAN dan melakukannya serta mengajar ketetapan dan peraturan di antara orang Israel.
Ezra adalah teladan orang yang mencintai Firman Tuhan dengan sungguh-sungguh. Hidupnya menunjukkan alur rohani yang jelas: bertekad, meneliti, melakukan, mengajar, dan akhirnya memiliki hati yang lapar akan Firman Tuhan.
1. Bertekad
Ezra meneguhkan hatinya untuk mencari Tuhan. Ia tidak menunggu situasi ideal, tetapi memilih Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidupnya.
2. Meneliti Firman
Ia mempelajari Firman Tuhan dengan serius, bukan sekadar membaca, tetapi merenungkan dan memahami kehendak Tuhan.
3. Melakukan Firman
Ezra hidup sesuai dengan apa yang ia pelajari. Firman bukan hanya pengetahuan, tetapi gaya hidup yang nyata dalam keseharian.
4. Mengajar Firman
Karena hidupnya sudah lebih dulu diubahkan, Ezra mampu mengajar bangsa Israel dengan otoritas rohani yang lahir dari ketaatan.
5. Lapar akan Firman Tuhan
Semua ini lahir dari hati yang haus akan Tuhan. Ezra tidak puas hanya tahu, tetapi terus rindu makin dekat dan mengenal Tuhan lebih dalam.
Ezra menunjukkan bahwa pertumbuhan rohani tidak instan, tetapi dimulai dari tekad hati. Tanpa tekad, kita mudah lalai saat sibuk atau lelah. Pertanyaannya: apakah Firman Tuhan masih jadi prioritas utama ?Meneliti Firman berarti memberi waktu sungguh-sungguh, bukan sekadar membaca. Lalu, bagian tersulit adalah melakukan Firman. Banyak yang kita tahu, tetapi belum kita hidupi. Apakah ada kebenaran yang sudah kita terima namun belum dijalani?
Kaka percaya jika adik2 melakukan dengan sungguh- sungguh 2 hal ini
Tidak mustahil kita akan mudah untuk lanjut step selanjutnya yaitu mengajar kebenaran Firman Tuhan dan akan terus haus dan lapar akan Firmannya
Mari ade2 kita instal ‘OS’ kita dengan aplikasi - aplikasi yg membangun 5 point tadi
Kiranya Roh Kudus memampukan kita untuk mimiliki tekad, meneliti, melakukan mengajar dan lapar akan Firman Tuhan
