Tuhan Selalu Menunggu Kita (Wahyu 3:20)
by Kak Rahayu Widya
Wahyu 3:20
“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya…”
Firman Tuhan ini menggambarkan hati Tuhan yang begitu penuh kasih dan kesabaran. Tuhan diibaratkan berdiri di depan pintu dan mengetok. Dia tidak memaksa, tidak marah, dan tidak pergi meninggalkan kita. Dia hanya menunggu dengan sabar sampai kita mau membuka hati dan kembali datang kepada-Nya.
Dalam kehidupan sehari-hari, apalagi di masa liburan seperti sekarang, jadwal kita jadi berubah. Waktu bermain lebih banyak, bangun lebih siang, dan kadang doa atau saat teduh jadi terlewat. Tanpa sadar, hati kita mulai merasa jauh. Lalu muncul pikiran, “Aku sudah lama tidak dekat dengan Tuhan… apa Tuhan masih mau terima aku?”
Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa jawabannya: ya, Tuhan tetap menunggu. Dia tidak menghitung seberapa sering kita lalai, tetapi melihat kerinduan hati kita untuk kembali. Setiap kali kita mau berdoa lagi, membaca firman lagi, atau sekadar berkata, “Tuhan, aku rindu Engkau,” saat itu juga pintu hati kita terbuka dan Tuhan dengan sukacita masuk menjumpai kita.
Datang kembali kepada Tuhan tidak harus dengan hal yang besar atau panjang. Kadang cukup dengan doa sederhana sebelum tidur, ucapan syukur di pagi hari, atau membaca satu ayat firman. Hal-hal kecil itu menunjukkan bahwa kita masih mau membuka pintu hati bagi Tuhan, dan itu sangat berharga di mata-Nya.
Kiranya melalui renungan ini, ade-ade belajar bahwa tidak ada kata terlambat untuk kembali kepada Tuhan. Seberapa pun kita merasa jauh, Tuhan selalu menunggu dengan sabar dan penuh kasih. Mari terus datang kepada-Nya setiap hari, bahkan di tengah masa liburan, karena di dalam Dia kita menemukan damai dan sukacita yang sejati.
Tuhan Yesus menolong ade-ade semua untuk memiliki hati yang selalu rindu datang kembali kepada-Nya.
