Suka Duka dipakai-Nya untuk kebaikanku (Roma 8:28)
by Kak Daniel Hutauruk
Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Setiap orang pasti mengalami dua sisi kehidupan: suka dan duka. Ada hari di mana semuanya terasa menyenangkan, doa dijawab, rencana berjalan lancar, dan hati penuh semangat. Tapi ada juga hari di mana semuanya terasa berat, gagal, kecewa, atau merasa sendirian.
Sering kali kita hanya melihat “suka” sebagai tanda Tuhan bekerja, dan “duka” sebagai sesuatu yang harus dihindari. Padahal Roma 8:28 berkata bahwa segala sesuatu bekerja untuk kebaikan bagi mereka yang mengasihi Tuhan. Bukan hanya hal baik, tapi juga hal yang sulit.
Tuhan tidak pernah membuang pengalaman dalam hidup kita. Sukacita dipakai Tuhan untuk menguatkan iman kita, sedangkan kesulitan dipakai untuk membentuk karakter kita. Bahkan hal yang menyakitkan sekalipun bisa Tuhan ubah menjadi sesuatu yang membawa pertumbuhan.
Kita sering ingin hidup yang mulus tanpa masalah. Tapi justru melalui proses (termasuk yang tidak enak) kita belajar sabar, belajar percaya, dan belajar bergantung pada Tuhan. Tanpa duka, kita mungkin tidak akan bertumbuh.
Tuhan melihat hidup kita secara utuh, bukan hanya satu momen. Apa yang hari ini terasa berat, bisa jadi sedang Tuhan pakai untuk mempersiapkan kita ke depan.
Belajar percaya bahwa:
- Sukacita adalah berkat, tapi bukan satu-satunya cara Tuhan bekerja.
- Kesulitan bukan akhir, tapi bagian dari proses.
- Tuhan tetap hadir, baik saat kita senang maupun saat kita terluka.
- Setiap proses punya tujuan, meskipun kita belum mengerti sekarang.
- Tidak ada yang sia-sia dalam tangan Tuhan.
