Renungan Teruna, Jumat 20 Maret 2026

Berani Berubah (Roma 12:2) 

by Kak Daniel Hutauruk 

Roma 12:2

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu…”

Perubahan bukanlah hal yang mudah, apalagi bagi remaja. Kadang kita sudah tahu apa yang benar, tetapi tetap sulit untuk berubah. Kita takut tidak diterima teman, takut dianggap berbeda, atau merasa nyaman dengan kebiasaan lama.

Namun Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa sebagai anak-anak Tuhan, kita dipanggil bukan untuk ikut arus dunia, tetapi untuk berani berubah sesuai dengan kehendak-Nya.

1. Tidak Serupa dengan Dunia

Roma 12:2 dengan tegas berkata: “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini.”
Artinya, kita tidak dipanggil untuk hidup sama seperti kebanyakan orang.

Dunia sering mengajarkan kita untuk ikut-ikutan supaya diterima, membalas kejahatan dengan kejahatan, mengutamakan diri sendiri.

Tetapi Tuhan memanggil kita untuk hidup berbeda dengan cara tetap benar walau sendirian, mengampuni, bukan membalas dan mengasihi, bukan membenci

Berani berubah berarti berani tampil beda karena hidup kita milik Tuhan.

2. Perubahan Dimulai dari Pikiran

Firman Tuhan mengatakan bahwa perubahan terjadi melalui pembaharuan budi (pikiran).

Apa yang kita pikirkan akan mempengaruhi cara kita bersikap, cara kita mengambil keputusan dan cara kita melihat hidup

Kalau pikiran kita masih dipenuhi hal-hal yang tidak baik, maka hidup kita juga tidak akan berubah.

Karena itu, penting bagi kita untuk mengisi pikiran kita dengan Firman Tuhan, menjaga apa yang kita lihat dan dengar, belajar berpikir sesuai kebenaran Tuhan

Perubahan sejati dimulai dari dalam, bukan dari luar.

3. Perubahan Membutuhkan Keberanian

Berubah itu gak nyaman. Kadang kita harus meninggalkan kebiasaan lama, menjauh dari pergaulan yang tidak sehat, dan mengakui kesalahan dan memperbaiki diri

Semua itu butuh keberanian.

Tapi ingat, kita tidak berjalan sendiri. Tuhan menyertai dan memberi kekuatan.
Ketika kita berani mengambil langkah untuk berubah, Tuhan akan menolong kita bertumbuh.

Sebagai anak-anak Tuhan, kita bisa mulai berani berubah melalui hal-hal sederhana adalah berani berkata “gak” pada hal yang salah, berani memperbaiki kebiasaan buruk, berani membangun kebiasaan rohani, dan berani jadi terang di lingkungan.

Berani berubah bukan berarti kita langsung sempurna, tetapi kita memilih untuk terus bertumbuh setiap hari.

Tuhan Yesus gak cari orang yang sempurna, tetapi orang yang mau dibentuk.
Hari ini, mari kita ambil keputusan: berani berubah untuk menjadi lebih seperti Kristus.

Kamu bisa mendengarkan renungan disini